PKS Maskot Animasi

Tampilkan postingan dengan label SEPUTAR PKS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SEPUTAR PKS. Tampilkan semua postingan

Kamis, Februari 14, 2013

Maafkan Kami PKS...



Saya dan keluarga termasuk yang tidak suka politik, karena politik itu busuk. Partai politik itu busuk, mengejar kekuasaan setinggi-tingginya dengan menghalalkan berbagai cara. Saya benci semua partai politik termasuk PKS. Bagi kami, PKS suka membawa-bawa agama ke dalam politik, justru akan membuat agama itu jadi jelek.
Pasca kasus suap daging sapi oleh LHI mantan presiden PKS, saya dan keluarga makin benci dengan PKS, dan sempat melontarkan makian dan cacian kepada partai ini.
Tapi berhari-hari membaca tulisan-tulisan yang berisi kebencian kepada PKS, lalu membandingkan dengan partai lainnya… lama-lama timbul penyesalan. Saya merasa hujatan, cacian, umpatan kepada PKS terlalu berlebihan. Saya menyadari kerja-kerja kader PKS di masyarakat jauh lebih baik daripada gonjang-ganjing partai lain. Saya melihat wajah kader-kader PKS seperti bukan politikus…tapi santri, anak-anak pengajian yang rendah hati, ramah dan suka menolong. Saya malu kepada orang-orang yang saya hujat selama ini.
Ini murni dari hati nurani saya, semakin saya pelajari tentang PKS, semakin saya melihat PKS itu sebenarnya sangat berbeda dengan partai lain. Apalagi saya sempat membaca beberapa artikel di www.pkspiyungan.org yang sepertinya itu khusus untuk kader-kadernya.
PKS itu asset bangsa yang harus dijaga. Kalau ada kekurangan, apa sih di dunia ini yang tidak ada kekurangan? Kalau ada kader atau petingginya yang berbuat salah, siapa sih di dunia ini yang tidak pernah bersalah? Partai lain ada yang korupsi lebih besar dan berkali-kali..tapi seingat saya, tidak ada yang dihujat sehebat PKS seperti saat ini. Saya membaca, selama ini memang belum pernah kejadian ada petinggi PKS yang melakukan korupsi, begitu salah satu jadi tersangka (dan belum tentu benar), tiba-tiba PKS dituding seolah-olah adalah partai terkorup se Indonesia.
Akhirnya saya juga menemukan fakta bahwa PKS merupakan partai yang kadernya paling solid se Indonesia. Justru inilah kekayaan yang tidak dimiliki di Partai lain. Selain itu, terlihat PKS adalah partai yang melahirkan pemimpin, bukan partai yang dilahirkan oleh pemimpin. PKS jadi pemenang pemilu waktu itu di DKI, bukan karena ketokohan. Tapi PKS memunculkan tokoh-tokoh baru. Termasuk yang baru saja muncul dan saya ikuti orasi-oransinya yang menggugah, yaitu presiden barunya, M.Anis Matta. Orasinya luar biasa, mampu menggugah hati kader-kadernya. Bahkan menurut saya, mudah-mudahan ini tidak provokatif, saya berharap orang seperti Anis Matta ini diperlukan di Republik Indonesia ini sebagai Presiden. Sekali lagi, PKS itu menurut saya adalah asset bangsa…harus dijaga dan dipertahankan.
Akhirnya, saya ingin menyampaikan pesan penting saya : Maafkan kami PKS…kami yang selama ini menghujatmu, menghinamu, dan melecehkanmu…. sebenarnya adalah tanda cinta kepadamu. Kami bukanlah yang lebih baik darimu… Maju terus..semoga target kalian tercapai, katanya mau jadi 3 besar.
Ditulis oleh Cantik Kumalasari
Sumber : http://m.kompasiana.com/post/politik/2013/02/13/maafkan-kami-pks/

Beberapa Prestasi Ahmad Heryawan #Love4Aher


Berikut adalah Kulwit dari @inilahmedia terkait dengan catatan-catatan prestasi Gubernur Ahmad Heryawan :

00. Berikut adalah sekilas prestasi Gubernur@aheryawan. Kami beri tagar #Love4Aher
1. Menkokesra Agung Laksono : @aheryawan, Gubernur Paling Peduli Kaum Disabilitas! #Love4Aher
2. Di bawah kepimpinan @aheryawan, Bank Jawa Barat (BJB) miliki asset 60 triliun. #Love4Aher
3. Tak hanya itu,BJB telah mendapat pengakuan dari Bapepam-LK sbg Bank Daerah yg sehat. #Love4Aher
4. BJB bahkan menjadi satu-satunyanya bank daerah yang telah masuk di lantai bursa. #Love4Aher
5. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono : Gubernur @aheryawanBerkomitmen Tinggi Majukan Jabar! #Love4Aher
6.Wakil Ketua KPK Adnan Pandupraja : Di bawah @aheryawan, Jawa Barat Teladan! #Love4Aher
7. KPK: Jawa Barat memiliki rasio ideal dalam hal belanja pegawai dan belanja modal. #Love4Aher
8.Pemda Jabar sukses menyusun&menyajikan lap. keuangan dgn capaian standar tertinggi dlm akuntansi&lap. keuangan pemerintah.#Love4Aher
9. Di bawah kepemimpinan @aheryawan, JaBar menerima Adiupaya Puritama dari Kemenpera untuk 3 kategori sekaligus! #Love4Aher
10. Kang @aheryawan beberhasil membangun sekitar 6 ribu ruang kelas tiap tahunnya. #Love4Aher
11.@aheryawan adalah Pemimpin yang baik. Type pekerja keras.jujur, sederhana dan merakyat #Love4aher
12. Gubernur @aheryawan memiliki sense of crisis yang tinggi. Setiap kali ada musibah, beliau segera koordinasi dengan cepat.#Love4Aher
13. Dibandingkan daerah lain, Jawa Barat terdepan dalam penyelesaian krisis kebencanaan. #Love4Aher
14. Ada 102 penghargaan yang telah beliau terima dari berbagai pihak. #Love4Aher
15. Sebagai catatan, penghargaan yang diterima oleh Kang Aher berasal dari Pemerintah Pusat dan Lembaga yang terpercaya.#Love4Aher
16. Eep Saefullah: Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar Pasangan Sempurna. #Love4Aher
17. BPK RI : Di bawah kepemimpinan @aheryawan, JawaBarat dapat predikat laporan keuangan dgn opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).#Love4Aher
18. Eep Saefullah : Hanya org baik yg bisa mengajak orang baik untuk untuk bergabung menjadi pasangan.. #Love4Aher
19. Kang @aheryawan adlh Gubernur yang bisa menganggarkan 20% dari APBD Provinsi untuk anggaran pendidikan. #Love4Aher
20. Tak sungkan menggantikan tugas istrinya bergabung dengan ibu-ibu berbelanja sayuran :) #Love4Aher
21.Penghargaan tiga besar Pemeringkatan e-Government Indonesia Tingkat Provinsi, diperoleh dari Dekominfo (2008) #Love4Aher
22. Penghargaan e-Government Award kategori Provinsi, diperoleh dari Warta Ekonomi (2008) #Love4Aher
23.Penghargaan Provinsi Kinerja Terbaik Peringkat Pertama dalam Bidang Jasa Konstruksi (2008) #Love4Aher
24.Penghargaan Kadin Pusat. Jakarta,21 Desember 2008, prestasi pemprov Jabar dalam menjalin kemitraan dengan Kadin #Love4Aher
25. Penghargaan Anugerah Aksara (2009) diserahkan oleh Mendiknas, Atas prestasi dalam memberantas buta aksara di Jabar#Love4Aher
26. Penghargaan Ksatria Bakti Husada (2010), diserahkan oleh Menteri Kesehatan RI, Endang Rahayu Sedyaningsih di Jakarta#Love4Aher
27. Ada total 102 penghargaan yang telah diterima Kang@aheryawan. Bila dituliskan tentu akan jadi kultwit yang panjang :).#Love4Aher
28.Yang perlu digarisbawahi di sini, penghargaan yang diterima Kang@aheryawan bukan berasal dari lembaga ecek-ecek :). #Love4Aher
29. Penghargaan yang diterima oleh Kang @aheryawan adalah bukti nyata hasil kerjanya yang jauh dari liputan media. #Love4Aher
30. Demikianlah sebagian dari sisi positif Kang @aheryawan. Masih ada banyak yang belum tertulis :). #Love4Aher




Rabu, Februari 06, 2013

Taujih Presiden PKS - H. M. Anis Matta, Lc

 
 
Bismillahirrahmanirrahim
Alhamdulillahi rabbil ‘alamin wabihi nasta’in wa ‘ala umuriddunya waddin, wahayyikum jami’an bitahiyyatin islam bil khalidah.
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
 
Presiden PKS, Anis Matta
Para pimpinan PKS yang hadir pada siang hari ini, khususnya yang saya hormati, yang saya cintai, KH. Hilmi Aminuddin sebagai ketua Majelis Syura. Saya pertama kali mengucapkan penghargaan sedalam-dalamnya kepada Ketua Majelis Syura yang telah mengambil keputusan yang sangat kilat dan sangat cepat merespon usulan dan permohonan pengunduran diri Presiden kita semuanya yaitu Luthfi Hasan Ishaaq.
 
Saya juga ingin mengucapkan penghargaan yang sedalam-dalamnya kepada saudaraku, Luthfi Hasan Ishaaq. Kalau dia menonton acara ini, saya ingin mengatakan padanya, saya mencintainya. Dan seluruh pengurus, seluruh pemimpin PKS, seluruh kader PKS mencintai beliau. Kita juga percaya pada integritas beliau. Kita sepenuhnya tsiqah. Tetapi yang dihadapi oleh PKS hari ini adalah sebuah konspirasi besar yang bertujuan ingin menghancurkan partai ini.
 
Dan menurut saya, peristiwa besar ini insya Allah akan menjadi hentakan sejarah yang akan membangunkan macan tidur PKS. Saya yakin Allah SWT mengirimkan sebuah isyarat besar kepada kita semuanya bahwa ini adalah momentum pembenahan diri sekaligus momentum kebangkitan PKS.
 
Rekan-rekan sekalian, tentu saja ini adalah tugas besar yang harus saya emban bersama seluruh pengurus PKS. Saya tahu ini bukan hari-hari yang mudah yang akan kita lalui. Tapi kita pasti bisa melaluinya, insya Allah. Kita pasti bisa melalui hari-hari sulit ini, asalkan kita mengetahui tiga syarat utama untuk melaluinya. Dan syarat utama untuk melalui hari-hari yang sulit ini ada 3.
 
    Yang pertama adalah memohon pertolongan kepada Allah SWT. “Allahumma iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in, Allahumma iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in, Allahumma iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in, Allahumma iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in, Allahumma iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in, Allahumma iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in, Allahumma iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in”. (Ya Allah, kepada Engkalah kami menyembah dan kepada Engkaulah kami memohon pertolongan)
 
    Syarat yang kedua ikhwah sekalian, adalah kebersamaan kita semuanya. Ukhuwah, persaudaraan, soliditas, itu yang harus kita jaga. Karena Allah SWT mengatakan “Huwalladzi ayyadaka binashrihi wabil mu’minin. Dialah Allah yang menguatkanmu dengan pertolongan-Nya dan dengan orang-orang yang beriman”. Kita pasti bisa melalui ini kalau kita saling bergandengan tangan. Kalau kita saling bersatu, kalau kita menyatukan diri kita semuanya atas nama cinta kepada Allah SWT dan cinta kepada negeri kita, Indonesia.
 
    Yang ketiga ikhwah sekalian saudara-saudaraku semuanya, syarat ketiga adalah kerja keras. Hari ini, saya ingin mengatakan kepada Antum semuanya, kepada saudara semuanya, dan juga kepada seluruh kader-kader PKS yang menonton acara ini, saya ingin mengatakan kepada Antum semuanya hari ini berlaku ayat Allah SWT “Tatajafa junubuhum ‘anil madhoji’, Lambung mereka tidak bersahabat dengan tempat tidur”. (As-Sajadah:16) Tidak ada lagi waktu tidur sejak hari ini, saudara-saudara sekalian. Kita akan memulai hari ini, insya Allah, sebagai momentum kebangkitan kita semuanya.
Ikhwah sekalian, misi utama kita dalam periode permulaan kebangkitan ini adalah mengubah cobaan dan musibah ini menjadi rahmat dan karunia. Dan insya Allah kita pasti bisa memulainya, kita pasti bisa melakukannya. Karena pada permulaan kita mendirikan partai ini, kita juga tahu bahwa jumlah kita sedikit, tenaga kita sedikit, orang-orang kita sedikit. Tetapi melalui kerja keras, Alhamdulillah, Allah SWT memberikan kesempatan pada partai ini untuk tumbuh dan terus-menerus berkembang.
 
Dan itu sebabnya, saya juga percaya bahwa insya Allah dengan pertolongan Allah dan dengan kebersamaan kita, tidak ada satu pun kekuatan di negeri ini dan dunia ini yang bisa menghancurkan gerakan ini, insya Allah. Tidak akan ada, insya Allah.
Ikhwan sekalian, saya tidak ingin Antum semua memahami di sini bahwa kita semuanya adalah ingin melawan gerakan pemberantasan korupsi, sama sekali tidak. Itu adalah agenda kita semuanya. Agenda Islam dan juga agenda nasional. Yang akan kita lawan adalah penggunaan otoritas dalam pemberantasan korupsi itu yang bersifat tirani. Itu yang akan kita lawan.
 
Pemberantasan korupsi adalah agenda kita bersama, sekali lagi itu adalah agenda kita bersama. Tapi ulama-ulama fiqih mengatakan “Alhaqqu wastikhdamul haqq syai’ani yakhdalifa, Hak dan cara menggunakan hak adalah dua hal yang berbeda. Saya ulangi kembali, Hak dan cara menggunakan hak adalah dua hal yang berbeda”.
Cara menggunakan hak berhubungan langsung dengan hati. Karena itu Rasulullah SAW mengatakan “Istafti qalbak, Mintalah fatwa ke dalam hatimu, Mintalah fatwa ke dalam hatimu.” Karena, motif itu yang akan menentukan cara kita menggunakan hak. Dan motif tirani inilah yang ingin kita lawan, Insya Allah. Motif tirani dalam cara menggunakan hak inilah insya Allah yang akan kita lawan.
 
Seperti ikhwah sekalian, seperti yang saya katakan tadi, kalau kita ingin memulai perubahan yang hakiki, kita musti memulai dari diri kita sendiri. Kita pasti sebagai manusia biasa melakukan banyak sekali kesalahan. Terutama kami, saya secara pribadi, dan semua pimpinan PKS pasti menyadari bahwa kita sebagai manusia biasa pasti melakukan kesalahan.
 
Dan karena itu ikhwah sekalian, saya ingin akan mengumumkan juga pada kesempatan ini. Agenda pertama kita dalam melakukan perubahan yang hakiki ini adalah melakukan Pertaubatan Nasional bagi seluruh pengurus dan kader-kader PKS. Kita akan memulai dari istighfar, kita akan memulai dari taubat.
 
Sebagaimana ucapan pertama yang kita ucapkan begitu kita selesai melakukan shalat. Apa yang kita ucapkan setelah kita selesai melakukan shalat? Astaghfirullah. Kita tentu sudah beramal. Tapi banyak kekurangan-kekurangan sepanjang amal-amal itu yang menyertai amal-amal kita. Dan istighfar ini insya Allah bukan hanya akan menghapus dosa-dosa, tetapi juga insya Allah akan menyempurnakan kerja-kerja kita ke depan.
Ikhwan sekalian, tapi Insya Allah kita setelah kita membenahi diri sendiri, membenahi diri kita semuanya, membenahi pikiran, membenahi hati, membenahi perilaku, dan membenahi seluruh sistem dalam organisasi kita ini, insya Allah kita akan melangkah lebih jauh lagi untuk melakukan pembenahan dan perbaikan pada negara. Dan karena itu, ikhwah sekalian, kita hanya bisa melakukan perbaikan pada skala negara itu kalau insya Allah kita memulainya dengan cara benar. Min huna nabda, dari sinilah kita akan memulai insya Allah.
 
Kemarin kita menyaksikan saudara kita, Presiden kita, Luthfi Hasan Ishaaq, dikeluarkan dari ruangan ini dibawa ke tahanan. Dan Insya Allah, dari ruangan ini pula lah insya Allah kita akan memulai kerja besar baru untuk membenahi diri kita dan sekaligus membenahi negara kita semuanya. Dan saya yakin Insya Allah kita bisa, saya yakin Insya Allah kita bisa.
 
Saudara-saudara sekalian, mudah-mudahan Insya Allah, dengan kekuatan yang kita miliki insya Allah kita akan melampaui hari-hari yang sulit ini. Dan kita semuanya pasti akan berdoa agar Allah SWT meletakkan berkah di balik cobaan yang menimpa kita ini semuanya. Dan sekali lagi insya Allah, setelah acara ini, kita akan mulai melakukan langkah pertama nanti insya Allah, kita akan merancang satu acara untuk melakukan Pertaubatan Nasional bagi seluruh pimpinan dan juga bagi seluruh kader-kader PKS.
Selanjutnya, karena saya sadar bahwa saya akan melakukan tugas yang sangat besar, saya tidak ingin dalam proses pelaksanaan tugas ini terganggu dengan hal-hal lain yang bisa membuat tujuan ini tidak bisa tercapai. Oleh karena itu pada kesempatan ini juga, saya ingin mengumumkan pengunduran diri saya dari jabatan Wakil Ketua DPR RI dan juga mengundurkan diri dari keanggotaan saya di DPR RI.
Saya sudah memulai dan Insya Allah Antum semua juga berjalan bersama-sama dengan kita insya Allah membawa kafilah perubahan yang hakiki di negeri ini, insya Allah. 
 
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh


Selasa, Mei 22, 2012

Wow, Dana Amal PKS Setahun Capai Rp 300 Miliar

BANDUNG —- Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dalam setahun mampu mengumpulkan dana amal dari para kadernya sekitar Rp 300 miliar. Dana itu, selain dari pemotongan gaji politisi PKS yang menjadi anggota dewan, juga hasil dari sumbangan simpatisan, serta beragam aktivitas yang digelar partai.

“Dana charity kami lebih 300 miliar per tahun. Tapi tidak cukup untuk membiayai roda organisasi PKS,” ujar Sekretaris Jenderal PKS Anis Matta dalam diskusi 'Partai Politik Masih Perlu Ga Sih? Mencari Akar dan Solusi Korupsi Politik'. Acara tersebut dihelat Harian Republika bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri di Universitas Padjadjaran (Unpad), Ahad (18/3).

Menurut Anis, setiap anggota Fraksi PKS DPR, gajinya setiap bulan dipotong Rp 20 juta. Untuk DPRD provinsi dipotong Rp 6 juta per bulan, dan potongan Rp 2 juta per bulan bagi DPRD kabupaten/kota. Adapun kalau kader PKS mendapat honor tambahan, imbuh dia, maka diberlakukan sumbangan absolut kepada partai sebanyak puluhan persen.

Meski dana yang berhasil dikumpulkan cukup banyak, Anis mengaku pengeluaran PKS lebih besar dari itu. Karena itu, pihaknya mengusulkan agar ada anggaran yang diambil dari APBN untuk dialokasikan kepada partai.

Tujuannya, kata dia, agar parpol bisa hidup normal dan tidak mencari pembiayaan lewat jalur ilegal. “Perlu ada kontribusi APBN untuk program pendidikan dan pengkaderan parpol. Ini agar politisi yang duduk di DPR bisa berperan memperjuangkan aspirasi rakyat,” saran wakil ketua DPR tersebut. [REPUBLIKA]

Fahri Hamzah Luncurkan Buku Korupsi di Gedung DPR

KPK Belum Bekerja Sistemik Berantas Korupsi

JAKARTA – Anggota DPR dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera, Fahri Hamzah mengatakan, setelah hampir satu dekade KPK berdiri, sudah saatnya melakukan evaluasi mendasar atas kerja yang selama ini semata mendapatkan tepuk tangan publik, namun belum menyentuh persoalan pemberantasan korupsi secara sistemik. Hal itu dikatakan Fahri, saat peluncuran buku ‘Demokrasi, Transisi, Korupsi’, Orkestra Pemberantasan Korupsi Sistemik, Selasa (15/5), di Gedung DPR, Jakarta.

“Buku ini saya tulis sebagai pertanggungawaban atas kehebohan yang timbul beberapa bulan lalu ketika saya melontarkan ide pembubaran KPK. Mari kita bubarkan KPK yang tanpa prestasi signifikaan, namun mari kita jaga KPK yang mau belajar dari kesalahan dan melakukan evaluasi diri secara institusional,” katanya.

Di dalam buku yang keempatnya sejak menjadi Anggota DPR ini, Fahri menawarkan solusi pendekatan sistemik dalam pemberantasan korupsi. Menurutnya, jangan pandang remeh aspek pencegahan dari pemberantasan korupsi. Ia menjelaskan, efek jera yang diharapkan dari penangkapan dan pemberitaan di media massa, nyatanya semu belaka. Dia menegaskan, efek jera itu tidak ada, tapi yang ada adalah ‘efek waspada’.

Malah, katanya, korupsi dilaksanakan semakin berhati-hati, pengalihan hasil dilakukan dengan berputar-putar. Koorporat disiapkan untuk menerima hasil korupsi dalam jumlah besar dan seolah menjadi bagian dari laba operasional usaha. “Bayar pajak secukupnya dan uang hasil korupsi telah ‘tercuci’ dengan sempurna. Koruptor semakin waspada menjalankan aksinya,” katanya.

Karena itu, lanjut dia pencegahan mesti dilihat secara lebih luas, tidak semata sosialisasi dan kampanye belaka. Dia mengajak untuk mendorong KPK menelisik lebih cermat segenap peraturan perundang-undangan terkait korupsi yang berlaku.

“Hilangkan wilayah abu-abu. Minimumkan kemungkinan diskresi, tutup peluang negosiasi dan penyelesaian di bawah meja dan libatkan seluruh elemen masyarakat. Itu yang menjadi inti dari buku ini,” katanya lagi.

Dia menegaksan, kerja sistemik untuk mencegak korupsi kerap bersumber dari peraturan perundang-undangan yang tidak jelas, membutuhkan orkestrasi dalam skala nasional. “Kita berharap KPK menjadi dirigen perhelatan besar ini,” katanya. “Ajak presiden yang dalam kampanyenya akan memimpin langsung pemberantasan korupsi, perkuat dan libatkan institusi ini (kepolisian dan kejaksaan,” tambahnya.

Memang, lanjut Fahri, kerja ini tanpa tepuk tangan publik dan merupakan kerja tekun di belakang layar. “Karena ini bersifat lebih mendasar. Niscaya kita akan melihat hasil yang lebih menjanjikan dalam beberapa tahun ke depan,” katanya.

Jika tidak, tegas Fahri, waktu dan tenaga nasional akan habis untuk bertepuk tangan melihat orang-orang digiring masuk ke bui. “Padahal kita dalam getir dan pesimisme yang besar. Karena, kita tidak tahu kapan pesta tepuk tangan ini berakhir,” katanya.

*http://www.jpnn.com/read/2012/05/15/127445/KPK-Belum-Bekerja-Sistemik-Berantas-Korupsi-

Pilkada yang Menggerakkan



Oleh Cahyadi Takariawan
___________


He tangi, tangi…. iku bosmu sido ndaftar Gubernur Jakarta !

Suara melalui handphone itu demikian keras di telinga Yunus, seorang kader di Palu, Sulawesi Tengah. Jam 24.00 WITA, Yunus yang sudah tidur menjadi terbangun karena telpon genggamnya berdering. Rupanya saudaranya dari Banyuwangi menelpon dengan luapan kegembiraan, karena tengah menyaksikan berita di televisi proses pendaftaran Hidayat Nurwahid ke KPUD DKI Jakarta untuk calon Gubernur, berpasangan dengan Didik J. Rachbini.

“Alhamdulillah, sampeyan ngerti seko ngendi ?” tanya Yunus.

“Mulo ndang tangiyo, aku yo isih nonton tivi, lagi ono beritane bosmu iku…”, jawab saudaranya di Banyuwangi. Yang disebut dengan “bosmu” adalah Hidayat Nurwahid.

Keluarga Yunus yang berada di Banyuwangi merasa demikian bersyukur, karena tokoh yang sangat mereka kagumi, Hidayat Nurwahid, mendaftar menjadi calon Gubernur DKI. Sedemikian gembiranya, mereka tidak sabar berbagi, langsung menelpon Yunus yang telah istirahat di Palu. Yunus mereka kenal sebagai aktivis PKS, sementara keluarga yang di Banyuwangi merupakan warga masyarakat biasa, bukan kader.

Semua Bersyukur


Keluarga Yunus hanyalah salah satu kisah dari sangat banyak kisah serupa. Saya mendengar banyak kader di wilayah DKI melakukan sujud syukur setelah pasangan HNW – Didik resmi mendaftar di KPUD. Mereka sangat bersyukur karena tokoh yang kharismatik ini bisa maju sebagai calon Gubernur DKI. “Kami semua sangat terharu, dan bersyukur beliau berhasil menjadi calon Gubernur. Kami semua siap bekerja memenangkan beliau”, ungkap seorang kader senior di DKI.

Jika banyak kader di DKI melakukan sujud syukur, tentu wajar, karena perhelatannya memang terjadi di wilayah DKI. Namun ternyata yang merasakan kegembiraan bukan hanya kader DKI, bahkan kader di luar DKI yang tidak akan bisa ikut memilih saat Pilkada DKI. Juga bukan hanya kader, termasuk simpatisan dan masyarakat umum ikut merasakan kegembiraan. Contohnya adalah keluarga Yunus di Banyuwangi. Demikian jauh dari Jakarta, dan tidak akan bisa ikut memilih saat Pilkada DKI karena tidak tinggal di Jakarta, namun kegembiraannya demikian membuncah.

Yunus pun segera membangunkan isterinya, dan mereka berdua dengan antusias menyaksikan berita televisi tentang pendaftaran pasangan HNW – Didik di KPUD DKI. Mereka merasa sangat berbahagia, dan ikut merasakan semangat yang membara ingin terlibat memperjuangkan kemenangannya. Yunus tinggal di Sulawesi Tengah, namun ia tergerak untuk memberikan dukungan dalam bentuk apapun yang bisa dilakukannya.

“Saya akan mengontak teman dan kerabat saya yang tinggal di wilayah Jakarta, agar memilih pasangan HNW – Didik”, ungkap Yunus.

Demikian pula Zuhrif, kader yang tinggal di wilayah Kota Yogyakarta. “Saya sudah mengontak 22 keluarga saya yang tinggal di Jakarta, agar kelak memilih HNW – Didik dalam Pilkada”, katanya penuh semangat. Bahkan, ia menyempatkan diri hadir ke Jakarta agar bisa menyaksikan proses pendaftaran HNW – Didik ke KPUD DKI secara langsung. Jauh-jauh ia menempuh perjalanan agar tidak ketinggalan peristiwa yang monumental tersebut.

Falah, seorang kader dari Sleman DIY tidak mau ketinggalan. Dia mengirim pesan lewat grup BBM, “DPW PKS DIY harus segera membuat instruksi agar seluruh kader DIY mensukseskan Pilkada DKI, dengan jalan dukungan doa, tenaga, dan mengontak teman serta kerabat yang tinggal di wilayah Jakarta untuk memenangkan HNW”.

Luar biasa, bahkan SMS dari banyak kader di berbagai daerah, menunjukkan suasana semangat yang sangat membara. Berikut contoh kiriman SMS yang masuk ke handphone saya, dari berbagai daerah di Indonesia:

“Allahu Akbar ! Inilah saatnya memimpin Jakarta”.

“HNW memimpin Indonesia, melalui DKI Jakarta”.

“Allah beserta kita”.

“Kita bangkit bersama, menangkan HNW di DKI Jakarta”.

“Menuju RI – 1, melalui DKI – 1”.

Masih banyak contoh SMS lainnya yang sedemikian semangat menyambut pendaftaran HNW menjadi calon Gubernur DKI Jakarta. Semua bersyukur atas pencalonan HNW, dan ingin terlibat memenangkannya.

Pilkada yang Menggerakkan


Fenomena semangat yang menggelora sangat terasa. Semua kader ingin segera bekerja, seakan Pilkada tinggal besok pagi saja. Semua merasa tidak sabar untuk segera memenangkannya. Pilkada DKI telah menggerakkan semangat, motivasi, dan kebersamaan kader di seluruh Indonesia. Bukan hanya DKI Jakarta dan sekitarnya, namun merata sampai seluruh wilayah dan daerah.

Benar-benar Pilkada yang menggerakkan. Seakan ada sesuatu yang turun dari langit, dan menyentak perhatian kader. Kita harus segera bekerja, dan kita sudah siap untuk bergerak lebih keras dari sebelumnya. Seorang kader secara bergurau mengirim SMS kepada saya, “Berterimakasihlah kepada Foke, karena dia tidak jadi berpasangan dengan kita, sehingga kita justru bisa maju sendiri. Ini akan membuat kita solid.”

Fenomena tergerakkannya kader ini sedemikian merata. Bukan hanya di DKI Jakarta. Bahkan semua struktur wilayah menyatakan siap membuat Posko Pemenangan di Jakarta. Sebagaimana diketahui, Jakarta dihuni oleh masyarakat dari berbagai etnis dan susku bangsa. Maka semua wilayah menyatakan siap membuat Posko Pemenangan dalam rangka mengajak warga asal wilayah masing-masing untuk memilih HNW dalam Pilkada Jakarta.

Tidak perlu instruksi, tidak perlu taklimat. Semangat sudah merata. Seorang kader senior di Yogyakarta menangis, karena hanya bisa membaca berita melalui milis dan SMS tentang persiapan pemenangan Pilkada DKI Jakarta, dan ia merasa tidak bisa membantu apa-apa kecuali doa. Lihatlah, bahkan kader yang tidak tinggal di Jakarta saja merasa berdosa karena tidak bisa memberikan bantuan tenaga. Pilakada Jakarta benar-benar menggerakkan kader dan struktur semuanya.

Banyak kader yang tinggal di luar Jakarta bertanya, “Apa yang bisa kita lakukan selain doa?” Masyaallah, pertanyaan yang menandakan kecintaan. Pertanyaan yang menunjukkan telah tergerakkan. “Kami tidak bisa hanya diam saja dan menonton berita. Kami harus ke sana”, ungkap seorang kader di kecamatan Banguntapan, Bantul, Yogyakarta dengan penuh semangat menggelora. “Kami akan menangis kalau hanya melihat berita”, katanya.

Subhanallah, walhamdulillah. Belum pernah saya menyaksikan Pilkada yang sangat heroik seperti di DKI Jakarta. Baru berita pendaftaran di KPUD saja, sudah menggerakkan semangat yang membara. Ikatan emosi yang demikian kuat tercurahkan, dan semua ingin bekerja memenangkan Pilkada Jakarta.

Seorang kader di wilayah Jawa Tengah dengan semangat menggelora mengatakan telah membuat tim kecil yang akan dikirim ke Jakarta, melakukan “operasi” ke masyarakat Jawa Tengah yang tinggal di Jakarta. “Operasi ini kami biayai sendiri. Ini bentuk kontribusi kami bagi kemenangan dakwah di DKI”, kata kader tersebut. Sayapun dibuat menangis oleh pernyataan ini.

Subhanallah walhamdulillah. Tadi sore melihat gambar HNW sedang rapat menyusun langkah kemenangan bersama tim, melalui grup BBM. Sayapun kembali menitikkan air mata. Gambar-gambar semacam itu telah memberikan banyak cerita. Gambar dan berita Pilkada Jakarta telah menggerakkan hati kita, nurani kita, semangat kita, kecintaan kita, kebersamaan kita, kesungguhan kita, perjuangan kita.

Subhanallah walhamdulillah. Semoga Allah berikan kemenangan dan kebaikan dalam perjuangan dakwah di DKI Jakarta.**


*http://cahyadi-takariawan.web.id/?p=2268

Senin, Juni 08, 2009

Delapan Alasan Mendukung SBY- BOEDIONO

Dukungan pks terhadap Sby-Boediono SBY-BOED bukan pragmatis tapi sudah melalui kajian dan prosedur partai.

PK-Sejahtera Online: Tifatul, dalam acara deklarasi dukungan terhadap Sby-Boediono SBY-BOED di Surabaya (7/6) mengatakan dukungan pks terhadap Sby-Boediono SBY-BOED bukan pragmatis tapi sudah melalui kajian dan prosedur partai.

Ada delapan alasan PKS mendukung Sby-Boediono:

1. PKS hanya ingin koalisi dengan partai reformis. Kader-kader menolak koalisi dengan kelompok-kelompok bermental "orde baru"

2. SBY pro perubahan. sudah banyak hasil dicapai lebih baik seperti keamanan, ekonomi, swasembada pangan, bantuan orang miskin, pemberantasan korupsi dan lainnya.

3. Pengalaman pilkada: PKS tidak ingin lagi sekadar jadi kuda tunggangan partai-partai yang tidak reformis. Di beberapa pilkada, PKS sudah berjuang habis-habisan, setelah itu ditinggal. PKS tidak ingin ditipu lagi.

4. Pengalaman koalisi 2004-2009: Pada pilpres 2004, koalisi PD, PKS, PBB dan PKPI sukses mengantarkan SBY-JK menjadi presiden. Tetapi datang partai yg tidak berkeringat bergabung minta jatah di kabinet, lalu ingin menggeser PKS dari koalisi.

5. Keputusan Majelis Syuro PKS: Koalisi dengan SBY merupakan hasil Majelis Syuro PKS ke XI. MS sebagai lembaga tertinggi partai telah memberikan legitimasi kuat untuk koalisi.

6. Aspirasi konstituen : Lebih dari 70 % ader menghendaki PKS berkoalisi dengan SBY dan PD.

7. SBY akomodatif terhadap usulan usulan solusi bangsa

8. SBY disukai dan didukung oleh rakyat: Terbukti tingginya dukungan rakyat dalam survey.


Acara berlangsung pukul 09.00 hingga tengah hari. Hadir dalam acara tersebut, Mayjen (P) Imam Utomo, korwil pemenangan SBY - Boediono Jatim, korwil Jatim-Bali PKS Ir. Sigit Susiantomo, Ketua DPW PKS JAtim, Ja'far, Suripto SH dan perwakilan partai-partai pengusung koalisi.

TIfatul bertekad mengoptimalkan mesin PKS. "Target PKS, insya Allah dapat menyumbang dua kali lipat perolehan suara pemilu legislatif lalu" Pungkasnya


Oleh: MHN Update: 08/06/2009
Sumber : www.pk-sejahtera.org

Bayanat Pilpres 2009

BAYANAT
NOMOR : 01/B/K/DPP-PKS/VI/1430
TENTANG
PILPRES 2009

1. Sidang Majelis Syuro PKS ke XI pada tanggal 25-26 April 2009 memutuskan :
a. Untuk berkoalisi dengan SBY dan Partai Demokrat dalam Pilpres 2009,
APABILA kontrak politik dapat disepakati bersama
b. PKS Memperjuangkan Cawapres dari Internal dalam amplop tertutup, namun
cawapres bukanlah merupakan syarat koalisi.
c. Jika syarat minimal koalisi (termasuk kerjasama berbasis platform dalam kabinet
dan parlemen) tidak dipenuhi secara proporsional maka DPTP berhak mengambil
kebijakan sesuai dengan kemaslahatan dakwah,umat, bangsa, dan Negara.


2. Kesalahpahaman sebelumnya terjadi karena tersumbatnya komunikasi dengan SBY
paska pemberitahuan bahwa SBY memilih Boediono sebagai Cawapres. Sementara kita
mengusulkan adanya keterwakilan umat.


3. Hasil pertemuan PKS dengan SBY pada tanggal 15 Mei 2009 di Bandung telah
diklarifikasinya isu-isu seputar Boediono dan disepakatinya kontrak politik dengan SBY
dan Partai Demokrat. Kontrak Politik berlandaskan platform terlampir.


4. Terkait pribadi Prof. Boediono, beliau adalah seorang muslim dan tidak berpandangan
Neolib, bahkan Undang-Undang Perbankan Syari’ah dan Undang-undang Sukuk
(Obligasi Syari’ah) digulirkan semasa ybs menjabat Menko Ekuin.


5. Atas dasar keputusan Majelis Syuro PKS ke XI, dan tercapainya kesepakatan dengan
SBY dan PD, maka diwajibkan kepada seluruh kader memperjuangkan kemenangan
pasangan SBY-Boediono untuk kemaslahatan dakwah,ummat, bangsa, dan Negara.



Jakarta, 1 Jumadil Akhir 1430 H
25 Mei 2009 M
PRESIDEN
IR. TIFATUL SEMBIRING


Sumber : www.pk-sejahtera.org

Senin, Februari 16, 2009

Iklan Kontroversial PKS Terbaru



Lagi-lagi Partai Keadilan Sejahtera membuat iklan yang membuat pro dan kontra terutama di media massa. Iklan yang memuat kliping beberapa perseteruan politik yang tengah hangat dan melibatkan beberapa elit politik partai besar ini hanya berdurasi sekitar 32 detik. Pesan yang ingin disampaikan sebenarnya adalah bahwa janganlah para elit politik saling bertarung dan berseteru, karena rakyat lebih membutuhkan perhatian mereka, dan tentu saja karena kita masih satu bangsa, satu bendera. Iklan ini juga ingin berpesan arti penting berkoalisi.

Ipang wahid sebagai konseptor membantah iklan ini sebagai black campaign karena semua yang ditampilkan merupakan fakta politik. Menurutnya iklan ini sengaja diluncurkan disaat suhu politik tengah memanas. Dibalik komentar miring tentang iklan ini, ternyata banyak pengamat politik yang justru menyebut iklan ini sebagai sesuatu yang cerdas dan ladzim dilakukan di negara-negara maju.

PKS makin menjadi sorotan baik partai politik lainnya sebagai pesaing, masyarakat umum, bahkan media massa. Memang saat ini PKS ibarat gadis cantik yang banyak dilirik partai lainnya, selain cantik sang gadis juga ternyata cerdas dan lincah . Wow, semoga tetap istiqamah ya PKS :)

Referensi :
PKS Ditentang, PKS Disayang
Iklan PKS dan Sikap Memuakkan
Media dan Wartawan Sudutkan PKS

KMS & Presiden PKS 2025-2030